PENGUMUMAN HASIL PPDB 2020/2021


Alhamdulillaah, SMPN 2 Jumantono telah melaksanakan Pendaftaran Peserta Didik Baru untuk Tahun Pelajaran 2020/2012 yang dimulai hari Senin tanggal 22 Juni 2020 sampai dengan hari Sabtu tanggal 27 Juni 2020. Pelaksanaan pendaftaran telah berlangsung dengan cukup lancar dan tertib. Pendaftar didominasi dari calon peserta didik dari warga sekitar sekolah yang masuk dalam zonasi 1 dan 2, namun juga ada dari luar kabupaten karena memang dekat dengan lokasi sekolah kami.
Sekarang tibalah pengumuman hasil PPDB yang diumumkan hari Senin tanggal 29 Juni 2020 di SMPN 2 Jumantono, yang sebenarnya juga bisa dilihat secara online di web.

Bisa dilihat di sini.

Berikut linknya https://karanganyar.siap-ppdb.com
Semoga bermanfaat.

Share:

Kolam Ikan SMPN 2 Jumantono Sudah Jadi

Kolam ikan SMPN 2 Jumantono
Dalam rangka sekolah binaan Adi Wiyata, SMPN 2 Jumantono membangun sebuah kolam ikan. Pembuatan kolam ikan ini melibatkan anak-anak SMPN 2 Jumantono agar rasa memiliki bisa memunculkan untuk ikut menjaga kolam ikan yang telah dibangun bersama yang di pimpin oleh Pak Lasarus Yudiharja sebagai penanggung jawab tim Adi Wiyata SMPN 2 Jumantono. Kehadiran kolam ikan ini ternyata bisa memberi efek positif kepada seluruh warga sekolah, yaitu bisa memberikan semangat dan kesejukan.




Pak Setyanto membuat kolam ikan

Ibu Sumarni tidak ketinggalan

Anak-anak SMPN 2 Jumantono

Share:

Pembiasaan (Tausyiah : 12 Ciri Anak Sholeh)

Hari jumat kali ini pada jam pembiasaan diisi dengan tausyiah Pak Suharta, S. Ag., M. Pd. selaku guru agama Islam di sekolah. Setiap jumat jam pembiasaan diisi dengan kegiatan jalan sehat maupun kebersihan kelas dan lingkungan kelas. Ada kalanya jam pembiasaan yang dilaksanakan di SMPN 2 Jumantono ini juga diadakan tausyiah untuk anak-anak semua. Kali ini mengambil judul "Ciri Anak Sholeh".

Setiap orang tua, sudah pasti mendambakan anaknya yang Soleh dan solehah, karena anak yang soleh dan solehah itu, akan taat dan berbakti kepada orang tuanya, dia kan mendahulukan kedua orang tuanya sebelum mendahulukan orang lain termasuk anak dan istri, tapi tentunya setelah terlebih dahulu dia mengutamakan Allah dan Rosulnya, karena mencintai Allah dan Rosulnya itu adalah yang paling utama, dan ada” 12 Ciri Anak Soleh/ Solehah ” yaitu diantaranya sebagai berikut:
1. Anak Soleh/Solehah itu sangat taat kepada Allah dan Rosulnya,
2.Berbakti kepada kedua orang tuanya dan selalu selalu berdoa untuknya,
3.Bila bicara dengan kedua orang tuanya tidak menatapnya (QS 17:23-24),
وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْۤا اِلَّاۤ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا   ؕ  اِمَّا يَـبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَاۤ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَاۤ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا
Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.
[QS. Al-Isra': Ayat 23] 
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًا   ؕ 
Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, "Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil."
[QS. Al-Isra': Ayat 24] 
4. Tidak pernah mengeluhkan kekurangannya,
5. Tidak berhitung (kebaikan/harta),
6.Mudah memaafkan kesalahannya, “ingat! kesalahannya tidak menutupi jasa besarnya dalam hidup kita”,
7. Walaupun berbeda agama sekalipun tetap berbhakti padanya tanpa harus mengikuti agamanya (QS 31:15),
وَاِنْ جَاهَدٰكَ عَلٰٓى اَنْ تُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۙ  فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِى الدُّنْيَا مَعْرُوْفًا  ۖ   وَّاتَّبِعْ سَبِيْلَ مَنْ اَنَاۡبَ اِلَيَّ   ۚ  ثُمَّ اِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَاُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
Dan jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beri tahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
[QS. Luqman: Ayat 15]
8. Mau merawatnya ketika ketika kedua orang tuanya sudah usia senja,
9. aklau ada nasehat untuk orang tuanya, ia sampaikan dengan pelan pelan dan lemah lembut,
10. Kalau ternyata orang tua selalu menyakiti, ia balas dengan sabar, berdoa, tetap sayang, baik sangka dan tawakkal,
11. Senang memberi hadiah untuknya,
12. Selalu membuatnya senyum dan bahagia
Itulah ciri-ciri anak soleh/ solehah,dan semoga kita bisa  menjadi anak yang taat pada Allah dan RosulNya, dan berbakti kepada kedua orang tua kita, dan pada akhirnya nanti kita memiliki anak yang soleh dan solehah pula. Aamiin ya Robbal alaamiin .
Sumber:
Share:

Jadwal Pendaftaran Peserta Didik Baru SMPN 2 Jumantono

Jadwal Pendaftaran Peserta Didik Baru SMPN 2 Jumantono

Pendaftaran Online                               : 18 Juni s/d 20 Juni 2015
Analisis dan Penyusunan Peringkat : 21 Juni 2015
Pengumuman                                        : 22 Juni 2015
Pendaftaran Ulang                                : 23 s/d 24 Juni 2015
Masa Orientasi Siswa                          : 9 s/d 11 Juli 2015
Hari Efektif Pembelajaran                   : 9 Juli 2015
Share:

Jurnal Penerimaan PPDB SMPN 2 Jumantono 2015

Alhamdulillaah, kami SMPN 2 Jumantono telah membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru untuk Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dilaksanakan mulai hari ini tadi Kamis tanggal 18 Juni 2015 sampai dengan hari Sabtu tanggal 20 Juni 2015. Hari pertama pendaftaran telah berlangsung dengan cukup lancar dan tertib. Pendaftar didominasi dari calon peserta didik dari dalam kota, namun ternyata juga ada beberapa yang dari luar kota.
Para pendaftar atau orangtua/wali calon peserta didik bisa melihat posisi peringkat dalam penerimaan dalam Jurnal Harian Penerimaan Calon Peserta Didik di sini.
Semoga bermanfaat.
Share:

PPDB Online 2015 SMP Negeri 2 Jumantono

Akhir tahun pelajaran 2014/2015, SMP Negeri 2 Jumantono siap menerima calon peserta didik baru lulusan dari adik-adik SD/MI. Berdasakan jadwal yang ada, PPDB untuk SMP Negeri 2 Jumantono mengikuti ketapan dari pusat.
Hari / Tanggal   : Kamis - Sabtu / 18 - 20 Juni 2015.
Pukul                  : 08.00 - 13.00 WIB.
Lokasi                : SMP Negeri 2 Jumantono
Berikut informasi yang kami ambil dari MKKS SMP Kabupaten Karanganyar.
Informasi Mengenai PPDB Online di tingkat SMP Kab. Karanganyar akan di laksanakan pada Tanggal 18 Juni 2015 sampai dengan tanggal 20 Juni 2015. Pendaftaran bisa di lakukan di tempat – tempat pendaftatan di Sekolah Terdekat di tiap tiap kecamatan yang berada di wilayah Kab. Karanganyar.
  1. Calon Peserta Didik Baru (CPDB) menyerahkan berkas pendaftaran yang telah dilengkapi kepada Petugas Pendaftaran di Sekolah Penyelenggara
  2. Petugas Pendaftaran memverifikasi dan memasukkan data sekolah pilihan CPDB ke sistem.
  3. Petugas pendaftaran mencetak dan menyerahkan bukti pendaftaran kepada CPDB.

Proses Seleksi menggunakan aturan yang telah ditetapkan oleh masing-masing dinas pendidikan (misal:peringkat nilai, rayon, luar kota, prestasi, bina lingkungan)

  1. Karena PPDB Online bersifat dinamis, maka sistem ini tidak mengenal istilah CPDB (siswa) cadangan.
  2. Pada saat proses PPDB Online dinyatakan berakhir, maka pengumuman dapat dinyatakan final setelah daftar CPDB (siswa) diterima, ditandatangani oleh kepala dinas pendidikan kabupaten/kota
Share:

Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas IX SMPN 2 Jumantono 2015

Hari Rabu tanggal 10 Juni 2015 pukul 15.00 WIB di aula SMPN 2 Jumantono, telah penuh dengan orang tua / wali siswa kelas IX. Kehadiran orang tua / wali siswa ini dalam rangka memenuhi undangan untuk pengambilan pengumuman kelulusan anak-anak mereka. Acara pengambilan pengumuman siswa kelas IX SMP Negeri 2 Jumantono Tahun Pelajaran 2014 / 2015 dengan susunan acara sebagai berikut :
1. Pembukaan
2. Ucapan selamat datang dilanjutkan laporan tim verifikasi oleh Bapak Setiyanto, S. Pd.
3. Sambutan kepala SMP Negeri 2 Jumantono oleh Ibu Dra. Endang Wuryandari, M. Pd.
4. Penyerahan kenang-kenangan kepada siswa berprestasi
  • Widi Rahayu siswi kelas IX A, jumlah nilai UN 367 dengan rata-rata 91, 75 putri dari Ibu Winarni
  • Via Ayuningtyas siswi kelas IX A, jumlah nilai UN 356,5 dengan rata-rata 89,13 putri dari Ibu Lasi
  • Leny Fita Oktavia siswi kelas IX D, jumlah nilai UN 350 dengan rata-rata 87,50 putri dari Bapak Mujianto
Hadiah dari Ibu Dwiyati Puji Rahayu, S. Pd. selaku guru mata pelajaran matematika sebagai apresiasi kepada siswa yang mendapatkan nilai matematika 90 ke atas. Ada 6 siswa yang berhak mendapatkan hadiah ini, yaitu :
  • Widi Rahayu siswi kelas IX A, dengan perolehan nilai matematika 95
  • Via Ayuningtyas siswi kelas IX A, dengan perolehan nilai matematika 95
  • Yusron Amirudin siswi kelas IX C, dengan perolehan nilai matematika 92,50
  • Nirvana Damayanti siswi kelas IX B, dengan perolehan nilai matematika 92,50
  • Leny Fita Oktavia siswi kelas IX D, dengan perolehan nilai matematika 90
  • Restu Aji Pratama siswi kelas IX B, dengan perolehan nilai matematika 90
Hadiah dari Ibu Wahyu Atria, S. S. selaku guru mata pelajaran Bahasa Inggris sebagai apresiasi kepada siswa yang mendapatkan nilai Bahasa Inggris 90 ke atas. Ada 3 siswa yang berhak mendapatkan hadiah ini, yaitu :
  • Leny Fita Oktavia siswi kelas IX D, dengan perolehan nilai Bahasa Inggris 94
  • Widi Rahayu siswi kelas IX A, dengan perolehan nilai Bahasa Inggris 92
  • Sania Nor Ainni siswi kelas IX D, dengan perolehan nilai Bahasa Inggris 90
5. Do'a penutup
6. Penyerahan pengumuman hasil ujian Nasional oleh wali kelas IX kepada orang tua atau wali siswa.
Alhamdulillaah, semua berjalan lancar dan semoga semua siswa bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai keinginan masing-masing.
Share:

Pamflet PPDB 2015



Share:

Kisah SMK 1 Juarai Lomba Pidato dan Poster Design di Thailand dan Hongkong

SEMPAT mendapat nilai nol pelajaran Bahasa Inggris saat masih sekolah dasar tidak membuat Tania siswa SMK 1 Batam patah semangat. Yahya yang awalnya tidak suka dengan Bahasa Inggris dan pernah mendapat nilai tidak bagus malah membuat terpacu untuk belajar lebih giat.
Hasilnya mereka bisa berkiprah di tingkat internasional. Mereka memenangkan kejuaraan Lomba Pidato Bahasa Inggris dan Lomba Poster Internasional di Thailand dan Hongkong April lalu.
Alfian Lumban Gaol, Batam
Seorang pelajar berpakaian putih dengan rok berukuran panjang berwarna abu-abu sedang membaca buku di lantai dua gedung SMK 1 Batam. Tepatnya di depan ruang humas. Seorang guru menghampirinya.
"Lagi baca-baca bu!" katanya.
Ia pun menunjukkan buku mata pelajaran bahasa Inggris yang ia pegang di tangan kanannya. Tania, namanya. Saat ini, ia duduk dikelas X elektronika 2.
Setelah itu, Tania dan Hanifah, guru yang menghampirinya masuk ke ruang humas. Hanya berselang dua menit, seorang siswa laki-laki ikut masuk ke dalam ruang humas. Yahya namanya, kelas X jurusan tehnik komputer jaringan 2.
Tania langsung mengambil sebuah trophy yang dipajang di atas lemari di ruang humas dekat pintu masuk. "Ini trophy saya waktu dari Hongkong kemarin. Juara II lomba pidato bahasa Inggris," katanya sambil menunjukkan trophy tersebut.
Anak bungsu dari dua bersaudara ini mengatakan selain mendapat juara II di Hongkong April lalu, Ia juga meraih juara I lomba pidato Bahasa Inggris di Thailand. Topiknya berbeda-beda. Jika di Hongkong topiknya adalah 'Challenges and Opportunity to live as a Moslem in Minority Area' maka di Thailand topiknya 'The Important of Friends in our life'.
Di Thailand, selain sekolah dari Indonesia, Ia bersaing dengan puluhan siswa dari Thailand dan Malaysia. Tidak sedikit pun gerogi saat berpidato di depan ratusan akademisi dan peserta. Mudah bergaul di sekolah, dan banyak teman membuatnya gampang untuk bercerita mengenai pentingnya persahabatan atau pertemanan di dalam hidup.
"Kalau kita punya banyak teman, gampang saja bercerita. Intinya kita makhluk sosial yang memang harus hidup berdampingan." katanya.
Sementara di Hongkong, dirinya tidak bisa meraih juara I karena ia kesulitan menjelaskan mengenai tantangan dan kesempatan hidup muslim di sebuah daerah yang minoritas. Di sana hampir semua sekolah unggulan di Hongkong yang ikut sebagai peserta lomba.
"Sebagai warga Indonesia, Mayoritas Muslim. Jadi agak kesulitan kita menjelaskan. Tapi alhamdulillah, dapat juara II," katanya.
Kemampuan Bahasa Inggris Tania ini, tidak didapat begitu saja tetapi dengan kerja keras. Unik memang, di mana ia terdorong dan giat belajar bahasa Inggris setelah pernah mendapat nilai nol waktu Sekolah Dasar. Setelah itu, ia terus giat belajar siang malam.
"Waktu saya kelas IV SD, saya penah dapat nilai nol untuk pelajaran Bahasa Inggris. Saya malu waktu itu. Tapi sejak itu saya malah terdorong dan suka belajar bahasa Inggris. SMP kecintaan saya semakin menjadi. Sampai sekarang saya tetap suka," katanya.
Untuk berpidato, Tania mengaku sudah tidak canggung. Di mana sebelum ke luar negeri, ia sudah beberapa kali menjuarai lomba pidato bahasa Inggris di tingkat kota dan Propinsi. Dorongan dari keluarga dan pihak sekolah membuatnya semakin kuat.
Dalam ajang yang bersamaan di Hongkong, Tania datang bersama Yahya, juga siswa SMK 1. Yahya melalui kontes lomba poster juga berhasil meraih juara I. Anak pertama dari kedua bersaudara ini, menyingkirkan sainggannya dari beberapa negara. Tema yang diambil saat itu adalah kerukunan bertetangga antar negara.
"Temannya yang saya angkat keharmonisan negara, termasuk Indonesia dengan negara-negara di sekitarnya," katanya.
Pecinta film animasi ini mengatakan bahwa sebelumnya, ia juga tidak pernah suka dengan namanya bahasa Inggris. Bahkan waktu kecil tidak tertarik sama sekali. Tetapi seiring waktu berjalan, pelan-pelan ia makin suka dengan bahasa asing tersebut.
"Kalau animasi sejak SMP saya sudah suka. Tetapi tanpa bahasa Inggris, kita akan kesulitan. Dan bahasa Inggris itu, dulu waktu SD kurang saya minati," katanya.
Sementara itu, Hanifah, humas SMK 1 Batam mengatakan bahwa prestasi yang ditorehkan SMK1 Batam sudah banyak. Terkait kontes yang di Hongkong tersebut, ia mengakui bahwa Tania dan Yahya memangs sudah menyiapkan persiapan yang matang.
"Mereka memang pintar berbahasa Inggris. Sekarang, mereka berdua hampir tiap hari baca dan belajar bahasa Inggris," katanya. ***
 
Share:

Terlahir Miskin dan Dilecehkan, Angkat Derajat Keluarga dengan Prestasi

SENYUM semingrah tak pernah absen dari raut muka I Kadek Sudiarsana di Aula Graha I, Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, siang itu.
Senin (18/5) kemarin, bisa jadi merupakan hari bersejarah baginya lantaran bisa bertemu dengan Menteri Anies Baswedan. I Kadek merupakan, salah satu putra terbaik bangsa yang berhasil membawa harum nama Indonesia di ajang Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF) 2015, yang digelar di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) beberapa hari lalu.
Remaja yang baru selesai menamatkan sekolahnya di SMA Negeri Bali Mandara Singaraja ini berhasil menyabet grand award di kategori matematika bersama rekannya bernama, I Dewa Ary Palguna.
Tapi siapa sangka, di balik senyumnya yang selalu diumbar, ternyata kehidupan Kadek kecil tak semanis perjalanannya mendapat penghargaan dari Intel ISEF 2015.
Yessy Artada, Jakarta
Kehidupan Kadek bisa dibilang tidak seberuntung teman-teman seusianya. Ketika teman sebayanya menghabiskan waku untuk bermain, Kadek kecil justru harus membanting tulang untuk bekerja. Terlahir dengan kondisi sangat miskin, membuat sosok berumur 18 tahun ini harus kerja ekstra keras.
Terlebih, ayahnya sudah tiada sejak dia berumur 3 bulan. Sementara sang ibu justru memilih menikah lagi dengan seorang pria di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan hampir tidak pernah mengirim uang. Hebatnya, meski perjalanan hidupnya sangat miris, tak sedikit pun kesedihan ia perlihatkan di raut wajahnya.
"Saya tinggal sama kakek nenek dan paman saja, tapi mereka juga orang tidak punya. Kami sangat miskin," ungkap Kadek dengan logat Bali.
Alhasil, sejak kelas 1 SD sampai duduk di bangku SMP, Kadek sudah bersahabat baik dengan jenis pekerjaan orang dewasa. Dari mulai beternak, jadi kuli bangunan sampai pemanjat pohon kelapa dia lakukan sejak masih berumur enam tahun.
"Saya sejak SD sudah bekerja. SD ternak babi dan sapi itu kelas 1-6. SMP ikut pemanjat kelapa, dada saya sampai lecet-lecet karena manjat pohon kelapa," kisah Kadek sembari mengelus dadanya.
Tak sampai di situ, berbagai cemooh dan ledekan karena terlahir sangat miskin sudah saban hari terdengar di kuping Kadek. Namun, hal itu semua tak digubrisnya. Walaupun merasa sakit diledek oleh teman-temanya, Kadek justru menjadikannya sebagai motivasi hidup.
"Banyak, nggak tua nggak muda. Ya saya diledek dan dilecehkan karena kondisi saya yang sangat miskin, tapi itu yang saya jadikan motivasi. Saya mau nunjukin ke mereka semua bahwa saya bisa lebih baik," tutur pria penyuka daging babi ini.
Beruntung, pria cerdas yang sejak SD mendapatkan beasiswa ini bisa menamatkan SMA hingga tuntas. Baru setelah masuk SMA, ia berani tinggalkan semua pekerjaan itu karena mendapat beasiswa secara penuh dari Pemkot Bali dan difasilitasi tinggal di sebuah asrama. 
Keinginannya sejak dulu sangat sederhana, dia ingin mengangkat derajat keluarganya agar lebih layak lagi. Dengan begitu tidak ada lagi yang meremehkan kondisi keluarganya.
"Moto hidup, saya dari keluarga nggak mampu dan tidak berpendidikan semua. Saya pengin tunjukkan ke mereka-mereka itu dengan mengangkat derajat keluarga saya dengan prestasi," ujar pria yang bercita-cita pengin jadi Gubernur Bali ini dengan semangat mengebu. (chi/jpnn)

Share:

Suku Kerinci Suku Tertua

Suku Kerinci adalah sebauh suku yang mendiami wilayah Kabupaten Kerinci, Jambi. Nama Kerinci berasal dar bahasa Tamil yaitu nama bunga Kurinji (Strobilanthes Kunthiana) yang tumbuh di India Selatan pada ketinggian diatas 1800 yang mekarnya sekali selama dua belas tahun. Karena itu Kurinji juga merujuk pada kawasan pegunungan dapat dipastikan bahwa hubungan Kerinci dengan India telah terjalin sejak lama dan nama Kerinci sendiri diberikan pedagan India Tamil.
Peneliti dari Amerika Serikat Dr Bennet Bronson bersama dengan Tim Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional Jakarta pada tahun 1973 mengatakan,"Suku Kerinci yang mendiami dataran tinggi bukit barisan di sekitar Gunung Kerinci lebih tua dari suku Inka, Indian di Amerika bahkan jauh lebih tua dari Proto-Melayu."
Salah satu pembuktian yang dikemukakan Tim Bennet Bronson adalah tentang manusia "Kecik Wok Gedang Wok". Ia merupakan suku pertama yang telah mendiami dataran tinggi kerinci lebih dari 10.000 tahun yang lalu. Belum mempunyai nama secara imdividu sampai masuknya suku Proto-Melayu.
Sedangkan suku Indian Inka di Amerika yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu suku dan ras tertua di dunia diketahui pada zaman yang sama sudah memiliki nama seperti, Big Buffalo (Kerbau Besar). Little Fire (Api Kecil) dan yang lainya.
Mengutip hasil penelitian Kern (1889) dan Sarasin (1982) yang menyatakan pada tahun 4.000 SM terjadi pemindahan Proto-Melayu (Rumpun Polinesia) dari Alam Melayu ke pulau-pulau di Lautan Teduh sebelah timur dan pulau-pulau di Lautan Hindia sebelah barat.
Maka saat itulah terjadi perpindahan etnis ini dari satu tempat ke tempat lain pada Alam Melayu seperti perpindahan Proto Malaiers (Melayu Tua) ke Alam Kerinci.
Menurut Kern, Alam Kerinci pada saat itu telah didiami oleh manusia dan penduduk pribumi kerinci inilah yang disebut sebagai "Kecik Wok Gedang Wok".
Kelompok Proto-Melayu yang lebih dominan dari suku "Kecik Wok Gedang Wok" menyebabkan suku asli tersebut secara perlahan-lahan lenyap dengan adanya pencampuran darah antara suku pribumi dengan suku pendatang. Kelompok inilah yang selanjutnya berkembang dan menajdi nenek moyang orang kerinci modern huingga ke generasi sekarang.
Hal lain yang seing dijadikan sampel penelitian oleh para peneliti adalah keragaman bahasa dan dialek di Kerinci. Dengan bahasa yang sangat beragam, sekitar 135 buah dialek yang dipakai hanya disepanjang lembah memperumit peneltian etnografi.
Menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan menyebutkan bahwa Orang Kerinci termasuk kelompok suku bangsa asli yang pertama di Sumatera. Kelompok suku asli yang kemudian dikenal dengan nama "Kecik Wok Gedang Wok" yang diduga telah berada di Alam Kerinci sejak 10.000 tahun yang lalu.
Para ahli peneliti belum bisa memastikan termasuk kedalam kelompok ras mana sebenarnya "Kecik Wok Gedang Wok" karena mereka telah menayatu dalam percampuran darah dengan penduduk pendatang yaitu Proto-Melayu. Sehingga sisa dari kelompok suku "Kecik Wok Gedang Wok" ini sulit untuk ditemukan lagi.

Sumber: Antara
Share:

Peringatan Hardiknas 2015 Di Lapangan Ngunut, Jumantono

Upacara Hardiknas 2015






Pada hari sabtu yang lalu bertepatan dengan tanggal 2 Mei 2015. Sudah menjadi kebiasaan bagi bangsa Indonesia terutama insan pendidikan untuk memperingatinya. Bahkan hal ini merupakan suatu keharusan bagi insan pendidikan. SMPN 2 Jumantono termasuk yang mengikuti upacara bendera memperingati Hardiknas ini yang berlokasi di lapangan Ngunut, Jumantono yang berjarak kurang lebih 3 km. Kali ini yang diwajibkan mengikuti upacara di lapangan siswa-siswi kelas VII dan VIII. Sedangkan yang kelas IX masih harus tetap mengikuti pembelajaran untuk persiapan Ujian Nasional yang akan dimulai besok hari senin sampai hari kamis. Upacara juga diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah yang lain di kecamatan Jumantono.
Drumband PAUD
Drumband SD
Drumband SMP
Peserta upacara Hardiknas
Sebelum upacara dimulai, ditampilkan beberapa drumband dari anak-anak PAUD, SD, SMP. Semua menampilkan aksi terbaik mereka, namun ada hal yang sangat disayangkan dalam aksi mereka. Dalam hal ini bukan  karena adanya kesalahan dari anak-anak melainkan lebih dari peran guru pembina anak-anak ini yang telah melatih begitu baik namun telah salah memilihkan lagu bagi mereka semua. Begitu banyak pustaka lagu kita namun sayang sekali yang dipilih mengapa yang tidak sesuai dengan tujuan mendidik anak.

Sebagai pembina upacara adalah camat Jumantono yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Bapak Anis Baswedan.
Berikut beberapa penggalan kata dari sambutan tersebut,
"... aset terbesar bangsa ini adalah manusia Indonesia. Tanggung jawab kita sekarang adalah mengembangkan kualitas manusianya."
"Kita tidak boleh mengikuti jalan berpikir kaum kolonial yang terfokus hanya pada kekayaan alam tetapi melupakan soal kualitas manusia."
"Mari ikut terlibat memajukan pendidikan. Mari kita ikut iuran untuk membuat generasi anak-anak kita bisa meraih yang jauh lebih baik dari yang berhasil diraih generasi ini. Dan, iuran paling mudah adalah kehadiran. Datangi sekolah, datangi guru, datangi anak-anak pelajar lalu terlibat untuk berbagi, untuk menginspirasi dan terlibat untuk ikut memajukan dunia pendidikan kita. Secara konstitusional, mendidik adalah tanggung jawab negara namun secara moral mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik."







Share:

Ujian Sekolah SMPN 2 Jumantono

UAS
         Hari senin tanggal 6 April 2015 kemarin, siswa-siswi sekolah kami SMPN 2 Jumantono mulai mengikuti Ulangan Akhir Semester atau UAS. UAS ini tentu saja wajib diikuti oleh siswa-siswi kelas 9 tanpa terkecuali. Artinya bila ada siswa yang pada hari dan tanggal yang telah dijadwalkan tidak bisa ikut maka siswa tersebut harus mengikuti UAS susulan yang juga telah dijadwalkan sesudahnya. Hal ini juga pasti sama untuk semua sekolah dan semua jenjang. Adapun mata pelajaran yang diujikan adalah selain mata pelajaran yang untuk Ujian Nasional. Ujian sekolah ini sebagai salah satu syarat kelulusan siswa. Peranan untuk ujian sekolah untuk tahun ini sedikit berbeda dengan tahun kemaren. Karena Ujian Nasional sekarang tidak untuk menentukan kelulusan siswa namun sebagai media untuk pemetaan sekolah. Namun tentu saja ini juga wajib diikuti oleh siswa. Untuk di sekolah kami selama dua hari ini, semua berjalan lancar. Demi menjaga kelancaran dan kenyamanan siswa-siswi kelas 9 mengikuti ujian sekolah maka untuk adik-adik kelas semua belajar di rumah.
         Semoga kegiatan ujian sekolah ini bisa berjalan lancar dari hari pertama sampai dengan hari terakhir ujian besok sabtu, aamiin.

Jadwal Ujian Sekolah
UAS

Share:

Sosialisasi Ujian Nasional 2015 Di SMPN 2 Jumantono

Orang tua/wali murid
         Pada hari ini Selasa tanggal 31 Maret 2015, SMPN 2 Jumantono mengadakan kegiatan yang melibatkan orang tua/wali murid kelas 9. Kegiatan tersebut adalah "Sosialisasi Ujian Nasional Tahun 2015", yang diadakan di ruang serba guna milik SMPN 2 Jumantono. Undangan yang dibuat untuk orang tua/wali murid kelas 9 ini tertulis pukul 11.15 WIB dan ternyata para orang tua/wali murid datang tepat waktu. Bahkan sebagian ada yang sudah datang sebelum pukul 11.00 WIB. Pukul 11.15 WIB terlihat ruangan sudah hampir penuh, sudah lebih 80% dari jumlah orang tua/wali murid yang diundang. Tidak lama kemudian sudah lebih 90% orang tua/wali murid sudah datang.

Pak Rajimin sedang menata kendaraan
Bapak Suprihartono, S. Pd.
Dra. Endang Wuryandari, M. Pd. selaku Kepala Sekolah
         Acara sosialisasi ini akhirnya dimulai kira-kira pukul 11.30 WIB. Memang tidak bisa datang sampai 100% namun hal ini sangat wajar karena tidak semua orang tua/wali murid ada di rumah. Sementara orang tua murid kelas 9 mendapatkan Sosialisai UN, murid-murid kelas 9 masih msuk dan mengikuti pelajaran tambahan yang terjadwalkan sampai pukul 02.00 WIB.
           Selaku MC/protokol kali ini adalah Bapak Suharta, S. Ag. M. Pd. yang setiap harinya mengajar mata pelajaran Agama Islam di SMPN 2 Jumantono. Acara pun di buka dengan membaca "basmalah" yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" yang dinyanyikan oleh semua hadirin bapak ibu orang tua/wali murid beserta Kepala SMPN 2 Jumantono, ketua Komite dan yang mendampingi. "Tak disangka, semua bapak ibu/wali murid hafal dan bisa menyanyikan lagu kebangsaan dengan baik dan penuh semangat." ucap Pak Suharta selaku MC. Inti dari acara ini adalah penyampaian perihal seputar Ujian Nasional untuk tingkat SMP yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Orang tua/wali murid saat masuk ke ruangan sudah diberikan lembaran jadwal Uji Coba Ujian Nasional (UCUN) yang keempat atau uji coba yang terakhir sebelum benar-benar melaksanakan Ujian Nasional. Kepala Sekolah Ibu Endang Wuryandari, M. pd. mengajak dan mengharapkan bapak ibu/wali murid untuk ikut membantu mengontrol belajar anak-anaknya dalam mempersiapkan Ujian Nasional. Hal tersebut disambut sangat baik oleh pihak orang tua murid. Acara berjalan sangat lancar, sampai pada tanggapan dari ketua komite. Kira-kira pukul 13.00 WIB acara pun telah usai. Alhamdulillaah....
Ketua Komite
         Bapak ibu/wali murid pun beranjak pulang meninggalkan ruangan dengan tertib. Demikian sedikit laporan kegiatan untuk hari ini tadi yaitu tentang Sosialisasi Ujian Nasional Tahun 2015. Semoga bermanfaat, aamiin.
Share:

Ujian Praktek Kelas 9 SMPN 2 Jumantono

Anak-anak kelas 9 SMPN 2 Jumantono mulai hari senin tanggal 9 Maret 2015, mulai mengikuti ujian praktek.

Ujian praktek IPA

Ujian praktek TIK

Ujian praktek tata boga
Ujian praktek penjas

Share:

Jadwal Ujian Praktek dan Ulangan Tengah Semester Genap SMPN 2 Jumantono

Jadwal Ujian Praktek dan Ujian Tengah Semester Genap SMPN 2 Jumantono Tahun Pelajaran 2014/2015.



Jadwal Ulangan Tengah Semester Genap 2014/2015

Share:

UTS 2014 SMPN 2 Jumantono

           Hari selasa kemaren tanggal 7 oktober 2014, SMPN 2 Jumantono telah mulai melaksanakan kegiatan Ulangan Tengah Semester. Seperti biasanya kegiatan ini tentu saja wajib diikuti oleh semua siswa-siswi, bahkan kalau ada yang sampai tidak bisa mengikuti di hari yang telah dijadwalkan maka siswa wajib mengikuti di lain hari. Hal ini bisa terjadi manakala siswa sedang sakit saat UTS berlangsung. UTS diikuti oleh siswa-siswi kelas VII, VIII dan IX. Kegiatan ini akan berakhir besok tanggal 11 oktober 2014 atau hari sabtu minggu ini. 




Share:

Kurban 1435 H SMPN 2 Jumantono


الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ، وَ الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، و للهِ الحَمدُ
         
          Pelaksanaan idul adha tahun 1435 H telah berlangsung di mana-mana, tidak ketinggalan begitu juga di SMPN 2 Jumantono. Pemerintah telah menetapkan hari raya idul adha jatuh pada tanggal 5 oktober 2014, sementara sebagian muslim yang lain telah menetapkan hari raya idul adha tanggal 4 oktober 2014 bertepatan hari sabtu. Penetapan hari idul adha ini berdasarkan penetapan saat jemaah haji wukuf di arofah yang pasti selalu bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijah. Bila pemerintah Arab telah menetapkan tanggal 9 Dzulhijah maka sudah pasti tanggal 10 Dzulhijah adalah hari idul adha.

         Berkaitan dengan hari idul adha ini semua muslim melaksanakan penyembelihan hewan kurban seperti yang telah ditetapkan oleh islam. SMPN 2 Jumantono juga tidak ketinggalan ikut melaksanakan kegiatan idul kurban. Alhamdulillaah, tahun ini kami bisa menyembelih hewan kurban 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Kegiatan penyembelihan ini dilaksanakan pada hari senin tanggal 6 oktober 2014. Sapi 2 ekor ini adalah kurban dari bapak ibu guru dan 4 ekor kambing hasil dari iuran anak-anak SMPN 2 Jumantono dengan maksud untuk latihan kurban agar bisa ikut merasakan hikmah dari idul adha. Penyembelihan sapi dan kambing ini dilakukan oleh ahlinya, kemudian baru setelah disembelih dipotong-potong bapak ibu guru beserta OSIS SMPN 2 Jumantono.



          Pemotongan daging hewan kurban telah selesei, dilanjutkan dibagikan kepada seluruh siswa-siswi dan masyarakat sekitar lokasi SMPN 2 Jumantono.

Share:

Siswi SMPN 2 Jumantono Juara III Lomba Kader Kesehatan Kab. Karanganyar

Juara III lomba Kader Kesehatan Remaja di Tingkat Kabupaten Karanganyar. SMPN 2 Jumantono telah berhasil mendapatkan juara ke III, yang diwakili oleh Via Ayuningtyas dan Widi Rahayu. Adapun lomba tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 24 September 2014 yang berlokasi di Gedung KPRI Kab. Karanganyar. 
Penyerahan dilakukan selepas upacara di halaman sekolah sebagai bentuk penghargaan dan motivasi bagi siswa-siswi yang lain agar juga bisa berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik. Selain penyerahan hadiah atau piala bagi lomba Kader Kesehatan Remaja di Tingkat Kabupaten Karanganyar juga ada penyerahan hadiah bagi siswa-siswi yang paling rajin berkunjung ke perpustakaan sekolah.

Juara III lomba kader kesehatan remaja tingkat kabupaten Karanganyar
 
Penyerahan piala lomba kader kesehatan remaja oleh Pak Suprihartono, S. Pd.

 

Penyerahan hadiah siswa paling rajin berkunjung ke perpustakaan oleh Pak Setyanto, S. Pd.


Share:

Real Teaching pembelajaran dengan CTL bersama USAID Prioritas di SMP Negeri 2 Jumantono

          Real Teaching pembelajaran dengan CTL bersama USAID Prioritas di SMP Negeri 2 Jumantono, 15 September 2014.

 











Share:

Terbaru

Arsip Blog

Labels

Akademik (35) Berita (32) Galeri (5) Informasi (16) Internet (2) Islam (1) Kegiatan (39) Prestasi (4) Sains (2) Tips (4) Tips Teknologi (4) Video (1)

Galeri Kegiatan

build animated gif